Kamis, 16 Maret 2017

Gadis Penari

Rindu ini berkarat, sayang
barangkali kaulah tarian malam temaram
pada sinar bulan buram berkali-kali nafasku bungkam
lelah menonton bayangan menari dari gendang berdendang

Oo...rindu memelukmu ini berkarat, sayang
nyanyian senja adalah talu bagi mimpi yang kosong
malam hingga pagi memang rinduku bertumpuk mengapung
aku resah menari sendiri di laut meluap-luapkan bayangan melompong

Rindu ini berkarat sepat, sayang
cepat pulang ke rumah hati dan pikiran
di atas kertas putihlah kita menari riang
biarlah huruf-huruf menghibur hati yang terluka

Kenari, 16 Desember 2014
Share:
Posting Komentar